OLEH: Ustaz Abu Najla' Fariz Zainal
MEMOHON DARIPADA ALLAH AGAR DITAMBAHKAN ILMU
Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
"Dan katakanlah: ”Ya Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”."
[Thâhâ:114]
Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah berkata,
( وَقَوْله عَزَّ وَجَلَّ : رَبّ زِدْنِي عِلْمًا ) وَاضِح الدَّلَالَة فِي فَضْل الْعِلْم ؛ لِأَنَّ اللَّه تَعَالَى لَمْ يَأْمُر نَبِيّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِطَلَبِ الِازْدِيَاد مِنْ شَيْء إِلَّا مِنْ الْعِلْم ، وَالْمُرَاد بِالْعِلْمِ الْعِلْم الشَّرْعِيّ الَّذِي يُفِيد مَعْرِفَة مَا يَجِب عَلَى الْمُكَلَّف مِنْ أَمْر عِبَادَاته وَمُعَامَلَاته ، وَالْعِلْم بِاَللَّهِ وَصِفَاته ، وَمَا يَجِب لَهُ مِنْ الْقِيَام بِأَمْرِهِ ، وَتَنْزِيهه عَنْ النَّقَائِض
“Firman Allah Ta’ala yang bermaksud, 'Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu’ mengandungi dalil yang tegas tentang keutamaan ilmu. Kerana sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah memerintahkan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta tambahan sesuatu kecuali (tambahan) ilmu.
Adapun yang dimaksudkan dengan (kata) ilmu di sini adalah ilmu syar’i. Yaitu ilmu yang akan menjadikan seorang mukallaf mengetahui kewajibannya berupa masalah-masalah ibadah dan muamalah, juga ilmu tentang Allah dan sifat-sifatNya, hak apa saja yang harus dia tunaikan dalam beribadah kepada-Nya, dan mensucikan-Nya dari berbagai kekurangan."
[ Fathul Bari ]
SEMASA:
BERDOA AGAR MEMPEROLEH ILMU BERMANFAAT DAN DIJAUHKAN DARI SEBALIKNYA, DI MANA JUA TEMPAT KITA BELAJAR
Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
سَلوا اللهَ علمًا نافعًا ، و تعوَّذوا باللهِ من علمٍ لا ينفَعُ
“Mohonlah kepada Allah ilmu yang bermanfaat dan berlindunglah kepada-Nya dari ilmu yang tidak bermanfaat.”
(HR Ibn Majah dan Ibn Abi Syaibah)
MAKSUD ILMU BERMANFAAT
Imam Ibnu Rajab al-Hambali berkata: “Ilmu yang bermanfaat berbanding semua ilmu adalah mempelajari dalil-dalil dari al-Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, serta (berusaha) memahami kandungan maknanya, dengan mendasari pemahaman tersebut dari penjelasan para sahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, para Tabi’in (orang-orang yang mengikuti petunjuk para sahabat), dan orang-orang yang mengikuti (petunjuk) mereka dalam memahami kandungan al-Qur-an dan Hadith.
Begitu pula dalam (memahami penjelasan) mereka dalam masalah halal dan haram, pengertian zuhud, amalan hati (penyucian jiwa), pengenalan (tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Ta’ala) dan pembahasan ilmu lainnya, dengan terlebih dahulu berusaha untuk memisahkan dan memilih (riwayat-riwayat) yang sahih dan (meninggalkan riwayat-riwayat) yang tidak benar, kemudian berupaya untuk memahami dan menghayati kandungan maknanya." [ Bayan Fadhl Ilm al-Salaf ala Ilm al-Khalaf ]
DOA-DOA DARI SUNNAH DAN SAHABAT
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
(HR Ahmad dan Ibn Majah)
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari doa yang tidak didengari (tidak dikabulkan).”
(HR Abu Dawud, An Nasa'ie, Ibn Majah)
اَللَّهُمَّ انْفًًًًًًََعْنِيْ مَا عَلَّمْتَنِيْ وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ وَزِدْنِيْ عِلْماً
"Ya Allah, berilah manfaat atas apa yang Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku hal-hal yang bermanfaat bagiku, dan tambahilah aku ilmu."
(HR Tirmidzi dan Ibn Majah)
اَللَّهُمَّ زِدْنِيْ إِيْمَاناً وَفِقْهاً وَيَقِيْناً وَعِلْماً
"Ya Allah, berilah aku tambahan iman, pemahaman, keyakinan dan ilmu." (Doa Abdullah bin Mas'ud dalam Sunan Sa'id bin Mansur)
SELEPAS:
PERBANYAKKAN DOA BUAT GURU-GURU YANG TELAH BERJASA
مَن صَنَعَ إِليكُم مَعرُوفًا فَكَافِئُوه ، فَإِن لَم تَجِدُوا مَا تُكَافِئُوا بِهِ فَادعُوا لَهُ حَتَّى تَرَوا أَنَّكُم قَد كَافَأتُمُوهُ
“Siapa yang memberikan kebaikan untuk kalian, maka balaslah. Jika engkau tidak mampu membalasnya, doakanlah ia sampai-sampai engkau yakin telah benar-benar membalasnya.”
(HR. Abu Dawud)
لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ
“Tidak dikatakan bersyukur pada Allah mereka yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.”
(HR. Abu Dawud)
Lencana, sekolah dan guru boleh datang dan pergi,
Tinggallah ilmu dan amalan menjadi bekalan abadi.
___________________________
Ustaz Abu Najla' Fariz Zainal
Telegram: https://t.me/gerakanpenamy
Instagram: https://www.instagram.com/gerakanpenamy
Sejarah: https://revolusimelayubaru.blogspot.com/
Sejarah: https://revolusimelayubaru.blogspot.com/
_____________________________

Comments
Post a Comment