OLEH: Ustaz Fauzan Abu Muhammad Al-Kutawy
Keamanan dan ketentraman suatu negeri adalah nikmat dari Allah subhanahu wa ta'ala semata, sebaliknya kekufuran terhadap nikmat tersebut dalam bentuk kemaksiatan kepada sang pemberi nikmat adalah merupakan sebab bencana dan musibah pada suatu negeri.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذَاقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ
"Dan Allah telah membuat perumpamaan suatu negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang dari segala arah dan tempat , namun penduduknya kufur terhadap nikmat Allah subhanahu wa ta'ala, maka Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan rasa takut disebabkan apa yang mereka telah lakukan."
[QS. An-Nahl: 112]
Permisalan ini ditujukan oleh Allah subhanahu wa ta'ala terhadap penduduk Mekkah yang mereka hidup dalam keadaan aman, tentram,dan berlimpah dengan rezeki, namun ketika mereka kufur terhadap nikmat Allah yaitu mereka enggan untuk melaksanakan ketundukan dan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala bahkan mereka bermaksiat Allah subhanahu wa ta'ala, maka Allah subhanahu wa ta'Ala timpakan kepada mereka rasa takut dan kelaparan tersebut.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
(وَلَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْهُمْ فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظَالِمُونَ)
"Dan Sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang rasul dari diri mereka sendiri, namun mereka mendustakannya, karena itu mereka dimusnahkan dengan Adzab dan mereka termasuk orang-orang yang dholim."
[QS. An-Nahl: 113]
Dalam ayat ini terdapat pelajaran yang sangat berharga, bahwasanya keamanan dan ketentraman suatu negeri itu sangat berkaitan erat dengan ketaatan penduduknya, bagaimana ketaatan mereka kepada perintah Allah subhanahu wa ta'ala dan menjauhi larangan-larangan Allah subhanahu wa ta'ala.
Demikian pula sebaliknya, kebinasaan dan kehancuran suatu negeri sangat berkaitan erat dengan pelanggaran dan maksiat yang dilakukan oleh penduduknya.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ
فَقَدْ أَحَلُّواْ بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ الله
"Jika zina dan riba telah nampak disuatu negeri, Maka sungguh mereka telah menghalalkan siksa Allah atas diri-diri mereka."
[Dishahihkan oleh Asy Syeikh Al Albani dalam Al Jami' (681)].
___________________________
Ustaz Fauzan Abu Muhammad Al-Kutawy
Pendakwah Bebas
Telegram: https://t.me/gerakanpenamy
Instagram: https://www.instagram.com/gerakanpenamy
Sejarah: https://revolusimelayubaru.blogspot.com/
Sejarah: https://revolusimelayubaru.blogspot.com/
_____________________________

Comments
Post a Comment