Apa Nak Sebut Ketika Terlupa?

 OLEH: Ustaz Ahmad Fauzan Yahaya


Setiap kali hari Jumaat kita sering membaca ayat ini dalam surah AlKahfi yang berbunyi.. 

(إِلَّاۤ أَن یَشَاۤءَ ٱللَّهُۚ وَٱذۡكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِیتَ وَقُلۡ عَسَىٰۤ أَن یَهۡدِیَنِ رَبِّی لِأَقۡرَبَ مِنۡ هَـٰذَا رَشَدࣰا)

[Surah Al-Kahf 24]

Melainkan (hendaklah disertakan dengan berkata): "Insya Allah". Dan ingatlah serta sebutlah akan Tuhanmu jika engkau lupa; dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan petunjuk yang lebih dekat dan lebih terang dari ini".

"Dan sebutlah/ingatlah nama Tuhanmu saat kamu lupa"

Tapi kebanyakan dari kita (saya pun) dulu banyak membaca selawat ke atas Nabi bila lupa nak "refresh" sesuatu apa yang kita ingat dan hafal.

Hal ini juga sebenarnya ada dasar, cuma dalilnya adalah dhaif. Dalil dari hadith riwayat Anas bin Malik

إذا نسيتم شيئاً فصلوا علي تذكروه إن شاء الله

“Jika kalian terlupa, maka  selawatlah kepadaku, kamu akan mengingatinya, insyaaAllah.”

Hadith ini ada dua masalah pada dua perawi Ubaidillah AlAtki dan Sa'dan bin Abdaj, yang mana Imam Bukhari juga mengatakan perawi yang munkar.

Jesteru, ayuh kita kembalikan amalan yang sahih dengan menyebut dan mengingati Allah saat kita terlupa sesuatu. 

وقع منك النسيان لشيء فاذكر الله ؛ لأن النسيان من الشيطان ، كما قال تعالى عن فتى موسى : (وَمَآ أَنْسَانِيهُ إِلاَّ الشيطان أَنْ أَذْكُرَهُ)

Jika kamu mengalami lupa, maka ingatlah Allah kerana ketahuilah lupa itu sebahagian dari syaitan. Ini sebagaimanai yang Allah firmankan tentang pemuda Musa, “tidak adalah yang membuat aku lupa untuk menceritakannya kecuali syaitan.” (Adhwaul Bayan, 4/62).

Selamat beramal, jumuah Mubarakah.

___________________________
Ustaz Ustaz Ahmad Fauzan Yahaya
_____________________________

Comments