OLEH: Shahrul Aiman
Sejak akhir ini, saya telah mengamati peristiwa-peristiwa yang menimpa kaum muslimin khususnya di negara Malaysia. Diantaranya kezaliman terhadap orang beriman oleh golongan fasiq. Fasiq yang dimaksudkan dalam bicara ini ialah orang islam yang melakukan dosa besar.
Wahai saudara dan saudariku yang masuh bergelumang dengan dosa besar, khusunya yang melanggar hak sesame manusia. Adakah tidak sampai kepada kalian, peringatan yang besar tentang mereka yang melanggar hak manusia? Kalian melihat amal kalian dicabut dan diletakkan pada catatan amal si fulan yang kamu zalimi. Dan sekiranya kalian kehabisan amal, kalian akan pikul dosa yang tidak pernah dilakukan kalian.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bertanya kepada para sahabat: "Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?" Para sahabat menjawab; 'Menurut kami, orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.' Hadis Riwayat Muslim nombor 4678. Hadits Muslim Nomor 4678 | Tafsirq.com
Lebih malang apabila kezaliman yang kalian lakukan itu telah menjadi ikutan kepada yang lain, atau telah mempengaruhi yang lain untuk melakukan dosa, maka kalian akan memikul dosa yang mereka telah kerjakan.
“Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan yang hasanah (baik) dalam Islam maka baginya pahala dari perbuatannya itu dan pahala dari orang yang melakukannya sesudahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan yang buruk, maka baginya dosanya dan DOSA ORANG YANG MELAKUKAN SESUDAHNYA, tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.”HR Muslim Dosa Jariyah, Setelah Mati Dosa Terus Mengalir | MuslimAfiyah
Ini adalah ancaman yang besar wahai saudara dan saudariku.
Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenarnya! Taubatlah Ketika kamu hendak berzikir, taubatlah Ketika hendak mendirikan solat, taubatlah dimanapun kamu berada. Jika terasa sedikit kekeceraan dihatimu, besarkanlah ia dengan taubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Amalkanlah doa ini pada setiap hujung solatmu selepas tahiyyat dan sebelum salam.
Doa selepas membaca tasyahud terakhir sebelum salam #57
اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيراً وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَاَّ أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Ya Allah, aku telah banyak menzalimi diriku dan tidak ada yang mengampunkan dosa kecuali Engkau. Ampunilah aku dengan keampunan daripadaMu dan kasihanilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.
Al-Bukhari 8/168, Muslim 4/2078.
Doa & Zikr (Hisnul Muslim): https://goo.gl/IFvgJW
Comments
Post a Comment